Si Jago Merah Mengamuk! Insiden Kebakaran Hanguskan 3 Pabrik di Kabupaten Bandung

Si Jago Merah Mengamuk! Insiden Kebakaran Hanguskan 3 Pabrik di Kabupaten Bandung

Sebuah insiden kebakaran hebat melanda kawasan industri di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Tiga buah pabrik yang berdekatan dilaporkan hangus terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Rabu dini hari, 9 April 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Kobaran api yang besar dan cepat merambat menyebabkan kerugian materiel yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden kebakaran ini, namun ratusan pekerja terancam kehilangan mata pencaharian.

Informasi awal yang dihimpun dari petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bandung menyebutkan bahwa insiden kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi di sebuah pabrik tekstil. Api kemudian dengan cepat merembet ke dua pabrik di sebelahnya, yaitu pabrik pengolahan kayu dan pabrik kemasan plastik. Besarnya material yang mudah terbakar di dalam pabrik membuat api sulit dikendalikan. Sebanyak belasan unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bandung dan bantuan dari Kota Bandung serta Cimahi dikerahkan untuk memadamkan api.

Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama beberapa jam untuk menjinakkan si jago merah. Insiden kebakaran ini baru berhasil dipadamkan sepenuhnya menjelang pagi hari. Asap tebal sempat membumbung tinggi dan terlihat dari jarak beberapa kilometer. Pihak kepolisian dari Polsek Cicalengka juga berada di lokasi untuk mengamankan area dan melakukan penyelidikan awal terkait penyebab insiden kebakaran ini. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di salah satu pabrik tekstil.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, Bapak Agung Permana, S.Sos., M.Si., dalam keterangannya di lokasi kejadian, menyampaikan keprihatinannya atas insiden kebakaran yang besar ini. “Kami telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk memadamkan api. Kendala utama adalah besarnya material mudah terbakar dan akses ke beberapa titik api. Kami akan terus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa,” ujar Bapak Agung Permana. Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pemilik usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) yang berfungsi dengan baik. (Data dari catatan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung menunjukkan peningkatan kasus kebakaran di kawasan industri).

Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti insiden kebakaran ini dan memastikan apakah ada unsur kelalaian. Sementara itu, pihak pemerintah daerah setempat berjanji akan melakukan pendataan kerugian dan berupaya memberikan bantuan kepada para pekerja yang terdampak.

Disclaimer: Artikel ini dibuat berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim redaksi per tanggal publikasi. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Data kerugian dan jumlah pekerja terdampak dapat berubah sewaktu-waktu.

Comments are closed.