Sebuah insiden kebakaran dilaporkan terjadi di Masjid Jami Al-Hidayah yang berlokasi di kawasan Pasar Caringin, Bandung Kulon, Kota Bandung. Peristiwa insiden kebakaran ini terjadi pada hari Kamis pagi, 1 Mei 2025, sekitar pukul 05.30 WIB, saat aktivitas pasar belum terlalu ramai. Kobaran api yang diduga berasal dari salah satu bagian masjid sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang dan warga sekitar. Petugas pemadam kebakaran Kota Bandung dengan sigap mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam untuk menjinakkan api agar tidak meluas ke bangunan pasar lainnya.
Menurut keterangan dari Kompol Asep Saepudin, Kapolsek Bandung Kulon, pihaknya menerima laporan mengenai insiden kebakaran tersebut sekitar pukul 05.45 WIB dan langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung. Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman dan api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. “Kami bersyukur api tidak sampai merambat ke bangunan pasar yang lain. Namun, sebagian bangunan masjid mengalami kerusakan akibat insiden kebakaran ini,” ujar Kompol Asep Saepudin saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Kompol Asep Saepudin menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden kebakaran di Masjid Jami Al-Hidayah ini. Beberapa saksi mata, termasuk penjaga masjid dan pedagang di sekitar lokasi, telah dimintai keterangan. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di salah satu ruangan di dalam masjid. Namun, tim forensik dari Polrestabes Bandung akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.
Kepala Diskar PB Kota Bandung, Bapak Guntur Setiawan, yang juga berada di lokasi kejadian, menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk mengatasi insiden kebakaran ini. Petugas berhasil melokalisir api dengan cepat sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar. “Kami mengimbau kepada pengurus tempat ibadah dan masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik guna mencegah terjadinya kejadian serupa,” imbaunya.
Akibat insiden kebakaran ini, sebagian area dalam masjid, termasuk ruang ibadah dan tempat wudu, mengalami kerusakan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Meskipun demikian, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Pihak kepolisian bersama dengan pengurus masjid dan pemerintah setempat tengah berkoordinasi untuk melakukan langkah-langkah perbaikan agar masjid dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di berbagai tempat, termasuk tempat ibadah dan area publik.