Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di Kota Bandung. Seorang pria dibegal oleh sekelompok anggota geng motor di Jalan Layang Pasupati pada Sabtu dini hari, 19 April 2025, sekitar pukul 01.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, pria dibegal yang diketahui bernama Rizal Maulana (30) mengalami luka-luka dan kehilangan sepeda motornya. Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan terkait kasus pria dibegal ini.
Menurut keterangan korban saat melapor ke Polsek Coblong, ia sedang melintas seorang diri menggunakan sepeda motor ketika tiba-tiba dipepet oleh sekitar lima hingga enam orang yang mengendarai tiga unit sepeda motor. Para pelaku yang diduga anggota geng motor langsung menghadang korban dan mengancam menggunakan senjata tajam. Karena kalah jumlah dan takut akan keselamatan dirinya, pria dibegal tersebut terpaksa menyerahkan sepeda motor dan telepon genggamnya kepada para pelaku.
Setelah berhasil merampas barang berharga korban, sekelompok geng motor tersebut langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Korban yang mengalami luka ringan akibat terjatuh saat kejadian segera mencari pertolongan dan melaporkan peristiwa pembegalan yang dialaminya ke kantor polisi terdekat.
Kepala Polsek Coblong, Kompol Jaya Hartono, S.H., M.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pria dibegal oleh sekelompok geng motor tersebut. “Kami telah menerima laporan dari korban dan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan keterangan korban dan saksi mata, pelaku diduga kuat merupakan anggota geng motor. Saat ini, tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Coblong sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,” ujar Kompol Jaya Hartono.
Lebih lanjut, Kompol Jaya Hartono mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di malam hari, terutama di jalan-jalan yang rawan tindak kriminalitas. Pihaknya juga akan meningkatkan patroli di jam-jam rawan dan lokasi-lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya geng motor. Kasus pria dibegal ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan diharapkan para pelaku dapat segera tertangkap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.